Sejarah Keberadaan Hotel Adolphus di Dallas, USA

Sejarah Keberadaan Hotel Adolphus di Dallas, USA

Hotel menjadi bangunan kelas atas yang dipilih oleh masyarakat sebagai tempat menginap. Berbeda dengan tempat menginap lainnya, hotel menyajikan tawaran layanan yang lengkap kepada para pengunjung. Akibatnya, banyak pengunjung yang memilih hotel sebagai tempat menginap daripada jenis tempat menginap lainnya yang ada saat ini. Di Amerika sendiri, ada banyak hotel kelas atas yang berdiri. Salah satu hotel kelas atas yang telah dikenal baik oleh para pengunjung sejak tahun 1900-an adalah Hotel Adolpus. Hotel yang dibangun pada tahun 1911 ini merupakan hotel kelas atas dan landmark dari kota Dallas, Amerika Serikat. Selama berdirinya, Hotel Adolpus merupakan hotel tertinggi di Amerika untuk beberapa tahun lamanya. Hotel yang pernah ditampilkan di majalah Green ini merupakan bangunan yang direkomendasikan bagi para wisatawan yang mengunjungi kota Dallas. Di awal abad 20, Hotel Adolpus menjadi lokasi peristirahatan bagu klan Ku Klux yang merupakan sosok peneroro para penduduk kulit hitam di tahun 1950-an.

Hotel Adolpus merupakan bangunan peristirahatan yang dibangun oleh perusahaan besar bernama Anheuser-Busch dan buah hasil rancangan Thomas P. Barnett dan Haynet and Barnett dengan gaya bangunan beaux arts. Tujuan utama dibangunnya Hotel Adolpus adalah menciptakan hotel grand mewah pertama yang ada di kota Dallas. Akibat campur tangan seorang Otto Schubert, Hotel Adolpus menjadi terkenal secara nasional. Tempat peristirahatan ini merupakan tempat dimana para tokoh terkenal dunia pernah menginap di dalamnya. Tidak hanya presiden, para penguasaha besar dan artis, Hotel Adolpus juga pernah dijadikan tempat menginap Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II. Tidak hanya itu, Hotel Adolpus juga pernah menjadi tuan rumah dalam kompetisi permainan bagi para profesional judi diseluruh dunia dan selain itu hotel Adolpus juga menjadi tuan rumah musisi dunia sekelas Glenn Miller, Benny Goodman, Jimmy dan Tommy Dorsey. Nick Smith seorang miliner asal Inggris juga tercatat sebagai orang berpengaruh lainnya yang pernah menghabiskan waktunya di Hotel Adolpus untuk menulis novel debutnya yang berjudul Rock Royalty: Diary of Supermodel. Di dalam pembangunan hotel, awal berdirinya Hotel Adolpus dilengkapi dengan 1.200 kamar dan 22 lantai.

Sejarah Keberadaan Hotel Adolphus di Dallas, USA

Sama halnya dengan hotel-hotel lainnya, Hotel Adolpus mengalami renovasi dan pembenahan di berbagai sisi hotel. Untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para pengunjungnya, Hotel Adolpus mengalami perubahan yang cukup signifikan. Jika dahulunya Hotel Adolpus dibuat dengan 1.200 kamar, Hotel Adolpus kini hanya memiliki kamar sejumlah 428 kamar saja. Pengurangan jumlah kamar membuat ukuran masing-masing kamar hotel terlihat lebih luas. Perluasan kamar yang ada di dalam hotel juga dibuat dengan kemewahan dan kenyamanan yang tinggi. Di tahun 1983, Hotel Adolpus dinobatkan sebagai daftar tempat-tempat bersejarah nasional di Amerika. Tidak hanya itu, Hotel Adolpus masuk ke dalam jajaran hotel besar yang ada di Amerika Serikat dan mampu memperoleh peringkat tinggi yang berasal dari Fodor’s, Frommer’s dan Zagat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!