Kesan Mewah Kental Terasa Saat Berada Di Hotel Adolphus Dallas

Kesan Mewah Kental Terasa Saat Berada Di Hotel Adolphus Dallas – Anda mempunyai rencana liburan ke negeri Paman Sam? Perencanaan matang harus dipersiapkan tidak hanya pemilihan lokasi wisata yang ada di Amerika saja untuk mengisi list Anda. Tetapi ada hal penting yang tidak bisa diremehkan yakni pilihan tempat untuk menginap. Saat menentukan penginapan Anda tidak boleh asal. Pilihlah hotel dengan memberikan fasilitas terbaik dan telah diakui berpuluh-puluh tahun oleh pengunjung. Salah satu hotel yang dapat dijadikan pilihan utama saat berada di Amerika yakni Hotel Adolphus Di Dallas.

Hotel ini merupakan salah satu bangunan bersejarah. Mengapa demikian? Karena hotel telah berdiri sejak tahun 1912. Saat pertama kali beroperasi penginapan ini diakui sebagai yang terbaik dan terbesar. Bahkan bangunan tertinggi saat itu dipegang oleh hotel Adolphus ini. Hal tersebut memang dibenarkan dengan total lantai ada 22. Saat seseorang memandang dari luar sudah terlihat betapa megah dan tingginya gedung tersebut. Apalagi pada masa awal beroperasi kemegahan mutlak jadi milik hotel ini.

Meskipun sekarang sudah banyak gedung pencakar langit di area sekitarnya. Namun tetap saja Adolphus menjadi primadona karena kemegahan dan kemewahan. Karakter itu tidak luntur begitu saja. Mewahnya hotel ini lebih banyak didominasi oleh gaya arsitektur khasnya. Pihak pemilik memilih gaya Beaux Arts untuk membentuk interior dan eksterior hotel. Jadi bisa dibayangkan bukan indahnya seperti apa? Penampakannya begitu anggun penuh kemewahan. Meskipun zaman telah berubah ke milenial. Pesona hotel yang berada di Dallas tidak akan luntur.

Hotel Adolphus memiliki perjalanan renovasi demi membentuk suatu efisiensi ruang. Dimulai dari awal beroperasi sudah tersedia 1200 kamar untuk bisa ditinggali pengunjung. Setiap kamar mempunyai desain unik entah itu untuk dekorasi ataupun furniturenya. Keunikan dengan nuansa mewah yang terpancar pada setiap ruang membawa hotel ini menjadi incaran tamu penting. Banyak artis, pebisnis dan tamu negara menginap di Adolphus. Beberapa tokoh penting seperti presiden George HW Bush, Pangeran Philip, Elizabeth II, Warren G. Harding pernah menginap di hotel mewah sepanjang masa ini.

Karena peminat hotel ini semakin tinggi, tepat pada tahun 1980 an. Pihak pengelola melakukan renovasi untuk bagian kamar. Desain kamar tetap ditonjolkan sisi mewahnya. Namun ukuran jadi diperluas, hal ini dimaksudkan supaya pengunjung merasakan kepuasaan tiada terkira saat menginap di hotel. Saat kamar telah diperluas, secara otomatis jumlahnya menyusut. Semula pihak pemilik menyediakan 1200 kamar, kini berubah jadi 428 saja. Dengan konsep seperti itu memang lebih efisien tetapi tidak meninggalkan ciri khas kemewahan.

Mewahnya hotel ternyata sebanding dengan pelayanannya. Setiap tamu hotel yang datang akan dilayani oleh petugas ramah dan cekatan. Mereka juga dibekali pengetahuan bahasa yang luas. Jadi pengunjung dapat dilayani juga dengan bahasa selain Inggris. Inilah nilai tambah dari hotel kelas satu di Amerika yang bernama Adolphus. Meskipun bahasa Inggris belum terlalu lancar. Petugas tetap memberikan pelayanan maksimal. Jadi Anda tidak perlu khawatir akan kendala bahasa. Selain itu, setiap tamu tidak akan merasa bosan ketika tidak ingin keluar dari kamar karena hotel ini menyediakan fasilitas wifi yang sangat bagus, jadi bagi anda yang berprofesi sebagai pemain profesional di situs judi online yang harus siap bermain kapan saja dan dimana saja bisa memanfaatkan fasilitas wifi di kamar dan tidak perlu takut akan koneksi yang buruk atau lelet sewaktu bermain. Adolphus memang begitu istimewa dalam segala sisi.

Layanan unggulan dan mewah lainnya yang tidak dimiliki hotel lain berupa layanan difabel. Pengunjung yang mempunyai kebutuhan khusus tetap bisa merasakan mewahnya hotel. Tidak ada pembatas untuk para difabel. Mereka juga diberikan hak sama dalam menikmati fasilitas hotel. Karena Adolphus sangat ramah dengan pengunjung difabel. Keistimewaan itu tentu semakin memantapkan pengunjung. Anda pun kalau memutuskan Adolphus untuk sarana menginap saat wisata ke Amerika, keputusan itu sangatlah tepat.

[wpspw_post show_full_content=”true”]